Valentino Rossi VS Casey Stoner Peringati 12 Tahun MotoGP Laguna

Valentino Rossi VS Casey Stoner

Bolanesia.net – Aksi salip fantastis Valentino Rossi pada Casey Stoner di Tikungan 10 alias Corkscrew di Sirkuit Laguna Seca, Amerika Serikat yang diselenggarakan 12 tahun silam. Manuver itu menjadi salah satu dari banyaknya aksi salip Rossi yang ikonik semasa kariernya di MotoGP.

Sebelum balapan itu, Rossi sama sekali tidak pernah menang di Laguna Seca. Menurutnya, karakter lintasan itu tidak pernah pas dengan gaya balapnya, serta tidak pernah bersahabat dengan karakter motor Yamaha YZR-M1. Akan tetapi, pada 2008, dia bertekad untuk mencetak kemenangan di sana.

Di lain sisi, Stoner diketahui tetap kuat setiap kali tampil di Laguna Seca. Lintasan itu pas dengan gaya balapnya yang agresif, juga karakter Ducati Desmosedici GP8 yang begitu bertenaga. Stoner, yang saat itu berstatus juara dunia bertahan, otomatis jadi pemenang idola.

Satu-satunya Kemenangan Rossi

Valentino Rossi VS Casey Stoner

Tahu kalau peluangnya menang lebih tipis dibandingkan dengan Stoner, Rossi bahkan semenjak awal minggu telah memberi tanda kalau dia akan all-out dalam balapan itu. Kuncinya yaitu melakukan start sebaik-baiknya dan tetap melesat di muka Stoner, tidak perduli marginnya sempit atau lebar.

Keduanya juga beraksi saling salip dengan sengit dan pada pertengahan balap, Rossi menyalip Stoner di jalur dalam Tikungan Corkscrew, melewati area gravel. Tindakan itu mendapatkan protes dari Ducati, tetapi Dewan Pengawas Balap memandang aksi Rossi itu sah.

Pada akhirnya, Rossi mencetak kemenangan usai Stoner terjatuh di tikungan paling akhir beberapa lap menjelang finis. Ini merupakan kemenangan pertama sekaligus juga satu-satunya kemenangan Rossi di Laguna Seca, sementara Stoner harus puas finis ke dua.

Tanggapan Rossi serta Stoner

“Saya pikir itu adalah kemenangan genting saat persaingan perebutan gelar 2008 dan diantara yang lainnya itu merupakan hal yang terpenting dalam karir saya. Saya masih ingat balapan ini. Di Laguna Seca, Casey senantiasa sangat kencang. Itu salah satu pertandingan tersengit dalam karir saya. Itu adalah aksi salip yang digemari banyak orang, yang juga ikonik,” papar Rossi lewat Motorcycle Sports.

Stoner, yang pensiun awal di usia 27 tahun akhir 2012 serta mengantongi dua gelar dunia, akui benar-benar tidak melupakan duelnya dengan Rossi saat itu, termasuk juga aksi salip Rossi di Corkscrew. Menurutnya, momen itu membantunya bertumbuh sebagai pembalap.

“Kalau boleh jujur, peristiwa itu mungkin merupakan hal paling hebat yang pernah terjadi kepada saya. Saya kerapkali memikirkan momen itu, dan pada akhirnya bisa memahami kondisi yang ada,” tutur Stoner, yang pernah geram pada Rossi. “Sejak saat itu, saya belum pernah biarkan hal yang sama terulang lagi, dan itu adalah momen yang amat penting dalam karir saya. Itu adalah momen di mana saya jauh semakin maju,” tutupnya. [JOE]

bolanesianet7

Read Previous

Tampil Baik Bersama AC Milan, Gianluigi Donnarumma Bisa Jadi Kiper Terbaik di Dunia

Read Next

Akan Pinang Raul Jimenez Dari Wolves, Juventus Korbankan Douglas Costa

%d blogger menyukai ini: