Valentino Rossi Gagal Finis di 3 Seri Beruntun

Valentino Rossi Gagal Finis di 3 Seri Beruntun

Berita Motogp Rossi  – Valentino Rossi Gagal Finis di 3 Seri Beruntun – Ayah Valentino Rossi, Graziano Rossi, memberi komentar hasil minor yang dicapai putranya di 3 seri berturut-turut MotoGP 2020. Tidak berhasil finish di 3 seri itu, Graziano menyebutkan Rossi diterpa apes. Dia pastikan jika hasil kurang baik itu bukan didapatkan sebab perform Rossi yang kurang baik.

Rossi memang tidak berhasil mengakhiri balapannya di 3 seri berturut-turut MotoGP 2020. Nasib apesnya diawali dalam balapan seri ke-7 bertopik MotoGP Emilia Romagna 2020. Di situ, dia jatuh saat tengah berkompetisi merebutkan tribune. Selanjutnya, The Doctor -julukan Rossi- kembali lagi tidak berhasil finish di seri ke-8 betajuk MotoGP Catalunya 2020. Kesempatan ini, Rossi bahkan juga benar-benar menyesali kejadian yang dirasakannya sebab dia berkesempatan jadi juara di balapan itu saat itu.Nasib apesnya juga bersambung ke MotoGP Prancis 2020 yang diadakan di akhir minggu kemarin. Dalam balapan itu, juara dunia 9x itu kembali lagi tidak berhasil finish. Dia jatuh di kelokan ke-3 lap-lap awalnya.

Valentino Rossi Gagal Finis di 3 Seri Beruntun, sang Ayah: Dia Hanya Sial

Menyaksikan hasil itu, Graziano memperjelas jika Rossi tidak berhasil finish di 3 seri berturut-turut bukan lantaran performnya yang telah lebih buruk. Semuanya berlangsung sebab si rider yang digemari nasib apes semata-mata.Karena untuk Graziano, perform Rossi sekarang ini demikian bersaing. Dia bahkan juga percaya hasil manis dapat dicapainya di balapan seri ke-10 bila kemalangan sudah pergi.

“Vale (Rossi) tampil positif, ia cepat, ia bersaing. Kita cuman dapat mengharap jika kemalangan akan wafatkannya, biarkan lari. Silahkan kita saksikan hari Pekan kedepan. Bila angin kemalangan stop, hasilnya tentu tidak sama,” tutur Graziano, seperti diambil dari Tutto Motori Situs, Rabu (14/10/2020).Valentino ke track untuk capai maksudnya yang tinggi, untuk hasil terhebat. Ia tidak lari untuk artis simpatisan. Bila motornya sesuai dengan dengannya, ia tidak tidak berhasil membuat hidup di track susah untuk beberapa pesaingnya serta menghibur beberapa fansnya,” sambungnya. Di Misano 1, tribune ialah kepunyaannya, di Montmelo ia dapat menang, serta di Aragon ia dapat raih hasil, dan diperputaran final selanjutnya,” ujar Graziano.

Alexander Kaser

Read Previous

Ronaldo Positif Corona, Ramai Dukungan Dari Orang Terdekat

Read Next

NBA Tidak Mau Menggelar Gelembung Lagi

%d blogger menyukai ini: