Ujian Sesungguhnya Bagi Andy Murray Hadapi Turnamen Cincinati 2020

Ujian Sesungguhnya Bagi Andy Murray Hadapi Turnamen Cincinati 2020

Bolanesia – Situs Berita Bola | Akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Andy Murray ketika hadapi sesi kedua Turnamen Cincinati Masters 2020. Bekas petenis nomor satu dunia itu akan berhadapan dengan petenis muda asal Jerman, Alexander Zverev, setelah dirinya sembuh dari cedera pinggul.

Murray memang mempunyai keinginan besar untuk berlaga di kompetisi berlevel ATP Masters 1000 itu. Ajang ini sekaligus juga menjadi yang pertama bagi dirinya di tahun ini. Kali terakhir petenis asal Inggris itu berlaga ketika merampas titel juara ke-46 dalam kariernya di Antwerp Open pada Oktober tahun kemarin.

Melawan Zverev Adalah Ujian Sesungguhnya Bagi Andy Murray

Sebelum berjumpa dengan Zverev, Murray telah memperlihatkan mutunya dengan mengenyahkan petenis tuan rumah Frances Tiafoe 7-6, 3-6, 6-1. Kemenangan itu menjadi bukti kalau dirinya mampu berkompetisi secara baik di lapangan. Akan tetapi, ia memahami kalau performanya harus lebih bagus ketika berhadapan dengan Zverev yang dipandang sebagai salah satu petenis muda terbaik.

Meskipun demikian, Murray tetap percaya diri dapat meneruskan tren positifnya pada kompetisi kelak. Ditambah lagi juara dua kali di Cincinnati (2008 dan 2011) itu unggul dalam rekor perjumpaan dengan Zverev 1-0. Akan tetapi, ia semestinya harus siaga lantaran kemenangan satu-satunya dari rivalnya itu berlangsung empat tahun yang lalu saat menaklukkannya di set pertama Australian Terbuka 2016. (Baca: Pedro Bartoli Senang Bisa Gabung Arema FC dan Berpeluang Perkuat Timnas Indonesia).

Ujian Sesungguhnya Bagi Andy Murray Hadapi Turnamen Cincinati

Disamping itu, Murray mengakui puas dapat melakoni pertandingan pertamanya menghadapi Tiafoe yang berjalan dengan mulus. Lantaran, ia sempat cemas dengan keadaan cederanya akan kumat dalam kompetisi tersebut. Mujur, petenis berumur 33 tahun ini melakukannya dengan benar-benar baik serta berharap dapat menambah performa pada saat menghadapi Zverev.

Sementara, Denis Shapovalov Tampil Sangat Bagus

Sementara itu, petenis berperingkat 12 dunia asal Kanada Denis Shapovalov tampil sangat bagus dengan menaklukkan juara AS Terbuka 2014 Marin Cilic. Kemenangan tersebut terjadi di dua set langsung 6-3, 6-3 di set pertama Cincinnati Masters 2020. Kemenangan ini diharapkan menjadi modal baik untuk dapat menggapai gelar kompetisi ATP Masters 1000 pertama dalam kariernya.

Pada pertandingan selanjutnya, Shapovalov akan bertemu dengan petenis asal Jerman Jan-Lennard Struff yang sukses menghalau wakil Australia Alex de Minaur 6-2, 6-4. Akan tetapi, petenis berumur 21 ini perlu berhati-hati pada kompetisi nanti. Dikarenakan, ia mempunyai rekor perjumpaan kurang bagus sebab mengalami tiga kekalahan dari empat pertemuan dengan rivalnya itu. [JM]

Joe J

Read Previous

Digaji Mahal Oleh PSG, Mauro Icardi Tak Berguna di Final Liga Champions

Read Next

PSG Gagal Jadi Juara, Mbappe Curhat di Medsos

%d blogger menyukai ini: