Takaaki Nakagami Gagal Finis di MotoGP Teruel 2020

Takaaki Nakagami Gagal Finis di MotoGP Teruel 2020

Berita Motogp Terbaru – Takaaki Nakagami Gagal Finis di MotoGP Teruel 2020 – Rider Team LCR Honda, Takaaki Nakagami, memberi komentar hasil balapannya saat tampil di MotoGP musim 2020 seri Teruel. Nakagami akui menyesal menyianyiakan peluang memenangi balapan itu, karena lakukan kekeliruan fatal. Seperti dijumpai, Nakagami benar-benar melalui minggu balap di MotoGP Teruel 2020 dengan perform yang paling mengagumkan. Ya, nyaris tiap sesion free practice yang berjalan di Circuit Aragon itu, Nakagami sanggup mencatat saat yang cukup janjikan.

Pucuknya ialah saat Nakagami jalani sesion kwalifikasi MotoGP Teruel 2020. Ya, rider berkebangsaan Jepang itu sukses jadi yang paling cepat selesai mencatat waktu 1 menit 46.882 detik. Namun saat jalani balapan di MotoGP Teruel 2020, Nakagami malah tampil melembek. Masalahnya Nakagami harus senang mengakhiri balapan di MotoGP Teruel 2020 tidak dapat raih point, selesai alami jatuh untuk lap pertama kali persisnya untuk kelokan ke-5. Hasil negatif itu membuat Nakagami harus mengubur dalam-dalam kemauannya untuk dapat raih tribune pertamanya di MotoGP 2020. Walau sebenarnya sejauh kejuaraan dunia tahun ini, sebenarnya tampil cukup mengagumkan.

Takaaki Nakagami Menyesal Gagal Finis di MotoGP Teruel 2020

Selesai jalani balapan di MotoGP Teruel 2020, Nakagami juga lalu memaparkan apa mengakibatkannya alami jatuh. Nakagami mengaku dianya tidak dapat hadapi desakan psikis saat pimpin balapan di MotoGP Teruel 2020. Sekarang saya telah berasa lebih bagus. Benar-benar sayang, 1 kekeliruan membuat kami alami rugi besar. Bahkan saat ini saya masih tidak dapat yakin bagaimana dapat saya lakukan kekeliruan itu,” jelas Nakagami, seperti disalin dari Motorsport Keseluruhan, Selasa (27/10/2020).

“Saya benar-benar berasa benar-benar sedih dalam diri saya sendiri. Benar-benar mengagumkan rasa-rasanya dapat mengawali balapan dengan tempati status paling depan. Namun di sisi lain ini desakan benar-benar besar,” sambungnya. Ini pertama-tama saya merasai desakan besar di luar, bisa pole pertama-tama, pimpin balapan pertama-tama, walaupun cuman 10 detik! Kenyataannya saya tidak dapat mempertahankannya. Ini fakta saya lakukan kekeliruan bodoh.”

“Ini sebuah kekeliruan kecil, tetapi saya tidak dapat mengaturnya. Pengereman saya begitu tajam, ban depan terkunci, serta saya juga pada akhirnya jatuh. Jadi, ini kekeliruan bodoh, saya raib kendalian,” habis rider berumur 28 tahun itu.

Alexander Kaser

Read Previous

Ian Wright Ragu Arsenal Bisa Menang Dari MU

Read Next

Rekan Satu Tim Yang Paling Dibenci J.R. Smith Sepanjang Kariernya

%d blogger menyukai ini: