Sangat Banyak Sabuk Juara, Tinju Wajib Simak Jejak UFC

Sangat Banyak Sabuk Juara, Tinju Wajib Simak Jejak UFC

Bolanesia, Situs Berita Tinju – Promotor tinju Eddie Hearn menyusun rancangan buat membuat berolahraga adu jotos kembali menarik. Salah satunya dengan kurangi jumlah gelar.

Hearn mau meniru promotor tarung leluasa UFC. Pertumbuhan signifikan tarung leluasa tidak lepas dari sistem yang mereka terapkan.

Cuma terdapat satu pemegang gelar pemegang sabuk di tiap jenis, kecuali si juara tidak dapat mempertahankannya. Pada dikala itu UFC sediakan gelar interim dengan pemenang setelah itu mengalami si juara.

Prosedur ini menghasilkan hawa persaingan sengit sebab terbaik mengalami terbaik. Tidak terdapat pula perdebatan siapa yang lebih hebat.

Perihal berbeda terjalin di tinju. Terdapat banyak gelar cocok 4 tubuh besar yang terdapat ialah World Boxing Council (WBC), World Boxing Association( WBA), International Boxing Federation (IBF), serta World Boxing Organization (WBO).

Eddie Hearn Pentinju Tidak Mau Kalah Dengan UFC

Eddie Hearn Pentinju Tidak Mau Kalah Dengan UFC

” Keadaan ini tidak bagus. Kita amati model di UFC. Aku mau perihal seragam diterapkan di tinju,” katanya, dikutip Sky Sports.

” Perlu pekerjaan berat buat melaksanakan sistem seragam. Tetapi kami lagi merancang serta berharap dapat menerapkannya mulai 2021,” sambung Hearn.

Keluhan Mayweather

Hearn pula berperan menyusul keluhan Floyd Mayweather terhadap aksi WBC yang mengizinkan pelaksanaan sistem waralaba terhadap juara. Mayweather menyangka perihal tersebut kurangi arti terhadap kesuksesan pemenang.

” Kita wajib paham makna berartinya sabuk juara. Tetapi kita pula tidak bisa jadi melupakan organisasi tinju dunia yang jadi bagian berarti sejarah,” tandas Hearn.

Hapus Sistem Penantang Wajib

Hearn ialah promotor juara kelas berat Anthony Joshua, pemegang sabuk kelas bera tipe WBA, IBF, WBO, serta International Boxing Organization( IBO).

Ia berharap dapat mempertemukannya dengan juara tipe WBC Tyson Fury demi memastikan juara sejati.

Perkaranya, WBO memohon Joshua mengalami penantang harus Oleksandr Usyk bila ingin mempertahankan gelarnya.” Aku tidak suka sistem penantang harus sebab tidak senantiasa berarti kompetitif. Kita wajib membiarkan sesama petinju terbaik bertanding demi mereka dapat menggapai status legenda,” ucap Hearn.

nobont

Read Previous

Onic ESports Juarai Turnamen Geforce Colorful Valorant Attack, Kantongi Rp 5 Juta

Read Next

Hasil Race F1 GP Emilia Romagna 2020

%d blogger menyukai ini: