Milwaukee Bucks Selamat dari Eliminasi di Pertandingan Hidup dan Mati

Milwaukee Bucks Selamat dari Eliminasi di Pertandingan Hidup dan Mati

Bolanesia – Situs Berita Bola – Milwaukee Bucks selamat dari eliminasi. Mereka memenangkan pertandingan hidup dan mati setelah sebelumnya ketinggalan 0-3 di semifinal Wilayah Timur. Bucks menang 118-115 dari Miami Heat lewat overtime, pada pertandingan keempat yang digelar hari Minggu, 6 September waktu setempat.

Namun, Bucks harus menerima situasi kurang baik saat Giannis Antetokounmpo alami cedera kronis di tengah pertandingan berlangsung. Beruntungnya, masih ada Khris Middleton yang sanggup menyelamatkan Bucks.

Emosi Antetokounmpo Akibatkan Cedera Kronis

Emosi Giannis Antetokounmpo tidak terkendali saat menyaksikan timnya dihajar 22-31 oleh Heat di kuarter pertama. Memasuki kuarter kedua, Antetokounmpo yang memaksakan melonjak dari garis tembakan gratis justru melukai pergelangan kaki kanannya. Kakinya itu terpelintir ketika akan berpijak, sehingga membuatnya terjatuh. Antetokounmpo lantas dipapah keluar lapangan dan tidak kembali lagi. (Baca: Elkan Baggoyt Bangga Bisa Gabung Bela Timnas Indonesia U-19).

Sebelum dibawa ke ruang ganti, Giannis Antetokounmpo tampil 11 menit dengan mencetak 19 poin, 4 rebound, 1 steal, plus 1 blok. Pertandingan lantas diteruskan tanpa adanya MVP NBA 2019 tersebut.

Heat lengah di kuarter kedua. Mereka ketinggalan 17-28. Momen itu dimanfaatkan Bucks untuk memburu ketertinggalan poin semenjak kuarter pertama. Di akhir kuarter ketiga, Bucks berbalik unggul 91-85.

Milwaukee Bucks Selamat dari Eliminasi di Pertandingan Hidup Mati

Bucks Selamat dari Eliminasi Lewat Babak Overtime

Drama terjadi di satu menit paling akhir kuarter keempat. Heat memimpin 107-106 melalui tripoin Tyler Herro yang memanfaatkan asis dari Bam Adebayo. Sayangnya, Goran Dragic melakukan pelanggaran di sisa satu detik terakhir. Satu tembakan gratis DiVincenzo menyeret pertandingan ke set tambahan waktu (overtime).

Di set overtime Bucks unggul 11-8 yang membuat mereka berhasil lolos dari eliminasi. Mereka sukses memperpanjang nafas dengan agregat 1-3. Pahlawan Bucks kali ini ialah Khris Middleton. Ia mencetak 36 poin, 8 rebound, 8 asis, plus 2 steal. Middleton telah membuat 21 poin di kuarter kedua yang disebut poin paling tinggi pemain Bucks di playoff semenjak 1996-1997. Middleton saat ini mengimbangi rekor Kareem Abdul-Jabbar di Bucks, sebagai pemain yang mencetak lebih dari 35 poin di playoff.

Tidak hanya Middleton, Brook Lopez dan Eric Bledsoe masing-masing mencetak 14 poin. Bledsoe memberi tambahan 10 rebound. Selanjutnya George Hill mencetak 12 poin, serta Donte DiVincenzo menyumbang 10 poin.

Agregat Heat dan Bucks Kini Menjadi 3-1

Sebaliknya, dari tim Miami Heat, Bam Adebayo mencetak 26 poin, 12 rebound, serta 8 asis. Tidak hanya poin paling tinggi selama kariernya, Adebayo bergabung dengan LeBron James, Dwyane Wade, dan Shaquille O’Neal sebagai pemain yang mencetak lebih dari 25 poin, 10 rebound, plus 5 asis dalam riwayat Miami Heat.

Duncan Robinson memberikan 20 poin untuk Heat. Diikuti Jae Crowder yang mencatat 18 poin di kertas statistik. Jimmy Bulter serta Goran Dragic yang masing-masing mencetak 17 poin. Lalu Tyler Herro mengakhiri pertandingan dengan imbuhan 11 poin.

Agregat antara Heat dan Bucks saat ini menjadi 3-1. Heat masih memimpin. Pertandingan kelima semifinal Wilayah Timur akan berlangsung pada hari Selasa, 8 September waktu Amerika Serikat. [JM]

Joe J

Read Previous

Hasil UEFA Nations League: Ukraina Disiksa Spanyol

Read Next

Ansu Fati Berharap Masuk Squad Utama Barcelona

%d blogger menyukai ini: