Maurizio Sarri Berikan Pembelaan Terhadap Juventus yang Gagal Jadi Juara Liga Italia

Maurizio Sarri

Bolanesia.net – Maurizio Sarri Berikan Pembelaan Terhadap Juventus yang Gagal Jadi Juara Liga Italia – Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, memberi pembelaan usai gagal bawa team bimbingannya mendapatkan titel juara Liga Italia musim ini.

Juventus baru saja menerima kekalahan saat berkunjung ke Stadion Friuli, kandang Udinese.

Juventus harus ikhlas dipecundangi Udinese, yang sedang berupaya keluar dari zona degradasi, dengan skor 1-2.

Bianconeri sebetulnya sukses unggul terlebih dulu melalui gol Matthijs de Ligt di menit ke-42.

Tetapi, Udinese sukses menyamai posisi di menit ke-52 melalui gol Ilija Nestorovski.

Keruntuhan Juventus makin komplit selesai Seko Fofana cetak gol kemenangan menegangkan Udinese di menit ke-90+1.

Hasil itu membuat Juventus tidak berhasil mendapatkan Scudetto usai pertandingan menantang Udinese.

Walau sebenarnya, team bimbingan Maurizio Sarri itu bisa memastikan diri sebagai juara Liga Italia bila sukses mencetak kemenangan.

Juventus dapat mengumpulkan 83 point seandainya mencetak kemenangan menantang Udinese dini hari barusan.

Dengan begitu, jumlah poin mereka tidak tersusul oleh Atalanta yang sekarang ini ada di urutan kedua.

Serta, sekalinya point akhir kedua team saling 83 poin, Juventus unggul head-to-head atas La Dea, panggilan Atalanta.

Tetapi, Bianconeri tidak berhasil manfaatkan kesempatan serta keunggulan itu untuk mendapatkan juara.

Selesai kalah dari Udinese serta tidak berhasil mendapatkan juara Liga Italia minggu ini, Sarri memperoleh banyak hujatan dari beberapa fans.

Tagar #SarriOut menjadi trending topic di Twitter

Alami beberapa hujatan serta kegagalan bawa Juventus mencetak kemenangan, Sarri memberi pembelaan.

Menurut pelatih asal Italia itu, tim Juventus sekarang ini mengalami kelelahan fisik dan mental.

Menurut Sarri, situasi semacam ini umum dirasakan oleh beberapa orang.

CR7

Sarri menyebutkan jika susah buat beberapa anak asuhnya untuk selalu menjaga konsentrasi serta agresivitas mereka selama laga.

“Pada periode ini, kami capek secara fisik dan mental, serta itu ialah permasalahan yang biasa buat kesemua orang,” kata Sarri seperti dikutip dari Sportskeeda.

“Untuk fakta ini, jadi agresif ialah suatu hal yang semakin melelahkan serta, oleh karenanya, saat ini yang penting ialah keteraturan, sebab kelembaman satu permainan beralih dengan benar-benar gampang.”

“Susah untuk mempertahankannya selama laga serta terkadang, seperti ini hari, kami kehilangan itu,” tutur Sarri meneruskan.

Mantan pelatih Chelsea serta Napoli itu tidak ingin terus meratapi kekalahan Juventus dari Udinese.

Sarri akui sudah mulai konsentrasi dengan laga menantang Sampdoria yang akan tentukan titel juara mereka musim ini.

“Sekarang ini saya tidak memikirkan Liga Champions, dalam pikiran saya cuma ada laga Sampdoria di hari Minggu,” papar Sarri.

“Kami harus siaga dan kami akan berpikir tentang piala,” sebut Sarri memberikan tambahan.

Juventus akan menjamu Sampdoria di Stadion Allianz pada laga pekan ke-36 Liga Italia 2019-2020, Minggu (26/7/2020) waktu ditempat atau Senin (27/7/2020) 02.45 pagi hari WIB.

Pertandingan itu harus dimenangi oleh Sampdoria bila ingin benar-benar memastikan titel juara Liga Italia musim ini. [LH]

bolanesianet7

Read Previous

Berbagai Cheat Andalan Mobile Legends Terpopuler Tahun 2020

Read Next

Cara Cepat Tingkatkan Level Hero Mobile Legends di Early Game

%d blogger menyukai ini: