Kericuhan Penghujung Pertandingan PSG Vs Marseille

Kericuhan Penghujung Pertandingan PSG Vs OM

Bolanesia – Kericuhan kecil yang berlangsung pada penghujung pertandingan Paris Saint-Germain (PSG) vs Olympique Marseille (OM), disesali oleh Leonardo Araujo. Pria berkebangsaan Brasil itu menilai para pemain Les Parisien kehilangan akal sehat.

Pertandingan yang digelar di Stadion Parc des Princess itu memang dimenangkan Olympique Marseille dengan skor tipis 1-0. Gol satu-satunya Florian Thauvin pada menit 33, sukses membawa anak asuh Andre Villas-Boas pulang dengan poin penuh.

Kericuhan di Penghujung Pertandingan PSG Vs Marseille

Akan tetapi, bukan kekalahan berturut-turut kedua PSG yang menjadi tema utama, akan tetapi hujan kartu merah di penghujung pertandingan. Kericuhan di antara para pemain dari kedua kesebelasan mengakibatkan wasit Jerome Brisard sangat terpaksa mengambil tindakan tegas.

Ia mengambil dua kartu merah sekaligus, masing-masing satu untuk Layvin Kurzawa dan juga Jordan Amavi. Sementara tiga pemain lainnya mendapatkan kartu kuning kedua, seperti Leandro Paredes, Neymar Junior, serta Dario Benedetto.

Kekesalan Direktur Olahraga PSG, Leonardo Araujo

Direktur Olahraga PSG, Leonardo Araujo, jelas geram dengan perbuatan yang dilakukan anak asuh Thomas Tuchel. Ia benar-benar tidak membenarkan pembelaan Neymar Jr yang menuding Alvaro Gonzalez bersikap rasis, sehingga nekat menggebuknya dari belakang.

“Perkelahian itu benar-benar serius. Kami akan mengatasinya secara internal. Kami akan berbicara kepada para pemain. Anak-anak seperti kehilangan akal sehat,” tegas Leonardo Araujo, dilansir dari Goal, Senin (14/9/2020).

Kericuhan Penghujung Pertandingan PSG Vs Marseille

Walaupun tidak membenarkan aksi para pemain PSG, pria berumur 51 tahun itu menuding wewenang Liga Prancis tidak memilih wasit yang tepat untuk pertandingan bertensi itu. Leonardo heran mereka justru memberikan tugas wasit yang kurang memiliki pengalaman.

Lima Kartu Merah dan Empat Belas Kartu Kuning

Menurut pria asal Brazil itu, apabila wasit sampai mengeluarkan lima kartu merah dan empat belas kartu kuning itu berarti pertandingan berjalan di luar kendali. Ia pun menegaskan kalau ia tidak akan membela sikap yang tidak dapat dibenarkan.

“Saya pun tidak memahami kenapa Anda tidak memberikan tugas (Clement) Turpin atau (Ruddy) Buquet. Mereka justru menunjuk wasit berumur 34 tahun yang tidak mempunyai pengalaman untuk pertandingan semacam ini. Apa yang berlangsung, pasti akan dianggap dengan adil,” tutup Leonardo Araujo.

PSG seperti peribahasa telah jatuh tertimpa tangga. Tidak hanya menerima kekalahan 0-1, Les Rogue et Bleu terdiam di posisi 18 dengan nilai nol dari dua pertandingan. Sedangkan Marseille malah kian mendekati puncak dengan nilai enam dari dua pertandingan. [JM]

Joe J

Read Previous

Mason Greenwood Jadi Pemain Bintang MU

Read Next

Timo Werner Jadi Andalan Baru Lini Depan Chelsea Musim Ini

%d blogger menyukai ini: