Jadi Pelatih Setelah Pensiun, Ponaryo Astaman Susah Tidur?

Ponaryo Astaman

Bolanesia.net – Menjadi pelatih setelah pensiun merupakan target beberapa pemain sepak bola. Paling tidak, kemauan itu adalah milik mantan pemain Timnas Indonesia, Ponaryo Astaman. Pria yang saat ini jadi GM Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) itu berbagi pengalamannya saat menjadi pelatih. Ponaryo Astaman akhiri profesi merumput pada 2017 kemarin. Ia juga pernah dipilih menjadi pelatih Borneo FC pada ajang Piala Presiden 2018 dan menangani Borneo FC U19. Pengalaman itulah yang membuat Ponaryo Astaman paham betul bagaimana rasanya menjadi pelatih. Tetapi, pria kelahiran Balikpapan itu akui sulit tidur saat menjadi pelatih.

Bagaimana tidak, ketika akan istirahat dia mengaku memikirkan siapa saja pemain yang akan di turunkan serta taktik apakah yang harus dipakai. Di Live Instagram bersama Borneo FC, Ponaryo Astaman memberi hormat pada semua pelatih yang mendedikasikan dirinya untuk klub. “Seru-seru aja sebenarnya melatih. Cuma tidak dapat tidur, baru mau tidur sebentar sudah kepikiran besok siapa pemain dan bagaimana siasatnya. Susah nyusun strategi itu, jadi saya respect kepada semua pelatih,” kata pria yang diketahui mempunyai tendangan geledek sewaktu aktif bermain dulu. Semasa melatih, Ponaryo Astaman mengaku menanamkan nilai-nilai fair play pada anak asuhnya. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan perolehan Borneo FC untuk team paling junjung fair play pada Piala Presiden 2018.

Saat membesut Pesut Etam, Ponaryo berduet dengan Charis Yulianto yang kini menjadi asisten pelatih Arema FC. “Secara umum tim memang harus fair play, instruksi saya yang pertama memang enggak ada protes pada wasit. Hormati, fokus, dan jalan supaya mereka sebagai pemain muda bisa belajar respect pada wasit,” papar bekas pemain tengah Sriwijaya FC itu. “Perkara benar atau salah biar orang lain yang menilai. Paling penting jalan terus, tidak perlu pikirkan masalah wasit,” pungkasnya. [LH]

bolanesianet7

Read Previous

Hamilton Bisa Gantikan Schumacher Sebagai Raja Sirkuit

Read Next

Siapa Sangka, Kartun Captain Tsubasa Menginspirasi Ryuji Utomo

%d blogger menyukai ini: