Indiana Pacers Akhiri Masa Jabatan Nate Mcmillan Sebagai Kepala Pelatih

Indiana Pacers Akhiri Masa Jabatan Nate Mcmillan Sebagai Kepala Pelatih

Bolanesia – Situs Berita Bola – Info mengagetkan hadir dari Indiana Pacers lusa waktu setempat. Lewat peluncuran resmi tim, Pacers menginformasikan telah akhiri masa jabatan Nate McMillan dari posisinya sebagai kepala pelatih.

Pemecatan ini berlangsung hanya dua hari sesudah Pacers tersapu bersih oleh Miami Heat dalam putaran pertama playoff dan sehari sesudah terbang kembali ke Indiana. Menariknya, tepat dua minggu sebelumnya, Pacers serta Nate baru saja menyetujui perpanjangan kontrak selama setahun.

Keputusan Sulit Pacers Untuk Akhiri Masa Jabatan Nate

Presiden Pacers, Kevin Pritchard, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas semua waktu yang Nate berikan untuk Pacers selama ini.

“Ini merupakan keputusan yang amat sulit bagi kami, akan tetapi bagi kami inilah waktu yang tepat untuk organisasi ini mencari arah baru. Saya dan Nate sudah menempuh banyak peristiwa baik maupun buruk. Ini merupakan suatu kehormatan bagi saya karena dapat bekerja sama dengannya selama 11 tahun dalam Pacers dan juga Portland Trail Blazers,” imbuh Pritchard.

Pacers merupakan tim ketiga yang dilatih oleh Nate selama kariernya. Ia mengambil pekerjaan ini pada musim 2016-2017, mengambil alih posisi Brian Shaw yang berpindah ke Denver Nuggets. Sebelum menjadi kepala pelatih, Nate sudah bersama-sama Pacers semenjak 2013 sebagai asisten. (Baca: Revolusi Bartomeu, 7 Pemain Ini Tak Akan Dijual Barcelona).

Selama empat tahun kepemimpinan Nate, Pacers senantiasa berhasil ke playoff serta sekurang-kurangnya mencatatkan 42 kemenangan. Sayangnya, Pacers tidak pernah melewati putaran pertama playoff.

Indiana Pacers Akhiri Masa Jabatan Nate Mcmillan Sebagai Pelatih

Pemecatan Nate Mendapat Respon Keras Dari Para Pemerhati

Meskipun demikian, keputusan pemecatan ini mendapat respon cukup keras oleh banyak pemerhati. Menurut mereka, Pacers semestinya tidak membebankan kekalahan musim ini terhadap Nate seutuhnya. Perlu diketahui, Pacers tidak datang dengan kapabilitas penuh di “gelembung” NBA.

Tiga pemain unggulan Pacers kurang maksimal dalam meramaikan pertandingan mereka kali ini. Seperti, Domantas Sabonis yang mengalami cedera dan tidak bermain sama sekali di playoff, Victor Oladipo memang kembali bermain namun terlihat masih ragu-ragu, serta Jeremy Lamb menepi semenjak Januari lantaran cedera ACL. Dengan tim yang tidak lengkap sepanjang musim, Nate masih mampu membawa Pacers melaju ke posisi keempat Wilayah Timur.

Mundur ke perjalanan playoff mereka ke tiga musim sebelumnya pun, Nate dan Pacers hancur lebur. Musim kemarin, Oladipo merupakan bintang utama tim ini dan mengalami cedera sampai harus mangkir penuh dari playoff.

Rekor Playoff Nate Cukup Minim

Dua musim sebelumnya, mereka memaksa Cleveland Cavaliers bermain sampai pertandingan ketujuh. Pada musim pertama Nate melatih, Cavaliers memang menyapu bersih Pacers. Namun, dalam empat pertandingan itu, perbedaan poin dari total keseluruhan kedua tim hanya 16 poin.

Sebelum melatih Pacers, Nate sempat juga melatih Blazers (2005-2011) serta Seattle Supersonics (2000-2005). Keseluruhan Nate melatih ialah 1249 pertandingan dan memenangkan 661 pertandingan di antaranya (52,9%).

Sayangnya, dalam playoff, rekor Nate cukup minim dengan hanya (17-36). Prestasi terbaiknya ialah membawa Supersonics lolos ke semifinal Wilayah Barat pada tahun 2005 silam yang harus kalah dari San Antonio Spurs yang menjadi juara pada waktu itu. [JM]

Joe J

Read Previous

Perkembangan Transfer Lionel Messi Hari Ini

Read Next

Chelsea Bayar Mahal Havertz, Wajarkah?

%d blogger menyukai ini: