Edinson Cavani Tawarkan Diri ke Barcelona

Edinson Cavani Tawarkan Diri ke Barcelona

Bolanesia – Bomber Tim Nasional (Timnas) Uruguay, Edinson Cavani, tawarkan diri ke manajemen Barcelona. Striker berjulukan El Matador itu siap geser ke Barcelona asalkan dikontrak selama dua tahun.

Cavani Memilih Meninggalkan PSG

Terhitung semenjak 30 Juni 2020 lalu, Cavani tidak terikat kontrak dengan klub mana pun. Striker bertinggi badan 184 sentimeter itu memilih tidak meneruskan kontraknya bersama Paris Saint-Germain (PSG).

Tidak mengherankan jika Cavani memilih untuk meninggalkan PSG. Striker 33 tahun itu melihat dirinya tidak lagi memilki masa depan di PSG, ditambah lagi sejak Mauro Icardi hadir di Sade Parc des Princes pada bursa transfer musim panas 2020.

Walau demikian, perihal mencetak gol, jangan meragukan ketajaman bekas striker Napoli itu. Bersama PSG, Cavani mencetak 200 gol dari 301 performa di keseluruhan pertandingan.

Cavani Tertarik Untuk Tawarkan Diri ke Barcelona

Hasilnya, Cavani sekarang ini tercatat sebagai top skor sepanjang masa PSG. Saat ini yang menjadi pertanyaan, mengapa Cavani tertarik geser ke Barcelona? Cavani ingin geser ke Barcelona lantaran Blaugrana dalam tempo dekat tidak lagi mempunyai striker murni.

Edinson Cavani Tawarkan Diri ke Barcelona

Sekarang ini Barcelona mempunyai Luis Suarez, tetapi striker berpaspor Uruguay itu kabarnya tidak masuk rencana pelatih Barcelona, Ronald Koeman. Dapat dibuktikan saat Barcelona menang 3-1 atas Gimnastic de Tarragona di pertandingan uji coba, Suarez tidak dibawa meskipun dalam kondisi sempurna.

Dibandingkan dengan memainkan Suarez, Koeman lebih tertarik menurunkan Lionel Messi. Sebab itu, Cavani tertarik bermain bersama Barcelona. Sayangnya, apabila bergabung Barcelona, Cavani tidak mendapatkan jaminan tampil sebagai starter.

Pelatih Barcelona Lebih Tertarik Dengan Messi

Karena, Koeman yang mengandalkan formasi 4-2-3-1, akan lebih mempercayakan urutan paling depan kepada Messi. Kedepannya, La Pulga (julukan Messi) akan bertugas sebagai false nine atau striker palsu.

Peranan ini seringkali dilakoni Messi, khususnya saat menjalani musim tertajamnya bersama Barcelona pada 2011-2012. Waktu itu, dari 60 pertandingan Messi mampu mengumpulkan 73 gol dalam semua pertandingan.

Karena itu, menarik untuk menantikan keputusan apa yang diambil Barcelona. Satu hal yang pasti, melihat catatan ketajamannya, Cavani tidak akan kesulitan untuk mencari klub anyar pada bursa transfer musim panas 2020. [JM]

0 Reviews

Write a Review

Joe J

Read Previous

Gol Reece James Bikin Frank Lampard Terlompat

Read Next

Sevilla Resmi Menarik Marcos Acuna Dari Sporting CP

%d blogger menyukai ini: