Digaji Mahal Oleh PSG, Mauro Icardi Tak Berguna di Final Liga Champions

Digaji Mahal Oleh PSG, Mauro Icardi Tak Berguna di Final Liga Champions

Bolanesia Berita Bola Terkini – Striker Paris Saint-Germain (PSG) Mauro Icardi tidak berguna saat timnya hadapi Bayern Munich dalam partai pucuk final Liga Champions 2019-2020 di Stadion Da Luz, Portugal, Senin (24/8/2020).

Nilai transfer Mauro Icardi mencapai 1 Triliun

Pemain dari Argentina itu dibeli PSG dari Inter Milan dengan nilai transfer kira-kira Rp1 triliun pada Juli 2020 kemarin. Dia mendapatkan upah sekitar 2 miliar dari club ibu kota Prancis tersebut.

Selama Liga Champions musim ini, Icardi sudah tampil sebanyak tujuh kali serta cetak 5 gol. Tetapi waktu partai final, Thomas Tuchel, pelatih PSG tidak menurunkannya untuk pemain utama.

Serta saat PSG ketinggalan oleh gol Kingsley Coman di menit 59, si juru taktik tidak masukkan Icardi untuk menambah baris serang Les Parisiens.

Tuchel pilih mengubah bagian tengahnya dengan memasukkan Marco Veratti menggantikan Leandro Paredes pada menit 65.

Di menit 75, kembali lagi Tuchel mengubah gelandangnya. Dia masukkan Julian Draxler yang masuk gantikan Ander Herrera.

Pelatih dari Jerman itu, selanjutnya mengubah dua pemain sekaligus juga pada menit ke-80. Juan Bernat keluar diganti Layvin Kurzawa. Kedua-duanya pemain bertahan (Baca: Digaji Mahal Oleh PSG, Mauro Icardi Tak Berguna di Final Liga Champions).

Sedang di bidang serangan Angel Di Marian keluar diganti oleh Eric Maxim Choupo-Moting. Sesaat Icardi sampai peluit berakhir hanya duduk di kursi cadangan.

Dominasi peluang

PSG dalam pertandingan itu sebetulnya memimpin dalam soal membuat kesempatan. Seringkali Neymar dan Kylian Mbappe memberikan ancaman gawang Bayern yang dijaga Manuel Neur. Tetapi keperkasaan penjaga gawang Timnas Jerman itu susah ditembus oleh Mbappe dan Neymar.

Dalam situs UEFA, tertera PSG sukses membuat kesempatan sekitar sembilan kali. Jumlah itu semakin sedikit dibandingkan dengan Bayern yang sukses membuat kesempatan sekitar 13 kali.

Tetapi, PSG dapat semakin banyak tembakkan bola mengarah gawang Bayern sekitar tiga kali, sementara rivalnya cuma dua kali. Sayangnya tiga kali eksperimen PSG, tidak satu juga yang sukses mengubah score.

Kekalahan PSG atas Bayern di Liga Champions membuat team bimbingan Thomas Tuchel ini tidak berhasil mendapatkan empat piala dalam satu musim. Awalnya, PSG telah memperoleh piala Liga Prancis, mahkota juara Liga Prancis serta piala Piala Prancis.

ucihan Sasuke

Mengidolakan Jadon Sancho dan kekayaannya.

Read Previous

Sofia Kenin Ingin Lakukan Gebrakan di Cincinnati Open

Read Next

Ujian Sesungguhnya Bagi Andy Murray Hadapi Turnamen Cincinati 2020

%d blogger menyukai ini: