Catat Sejarah Badminton, Ratchanok Intanon Jadi Juara Dunia Termuda

Ratchanok Intanon Jadi Juara Dunia Termuda

Bolanesia.net – Catat Sejarah Badminton, Ratchanok Intanon Jadi Juara Dunia Termuda – Sebelum Intanon hadir, Thailand sempat mempunyai pemain-pemain bagus, seperti Ponsana serta gabungan ganda campuran, Sukit dan Sarari, mereka tidak berhasil membuat terobosan dalam pertandingan sampai detik ini. Kelahiran seorang gadis brilian membawa badminton Thailand ke tingkat lebih tinggi di panggung dunia.

Intanon tumbuh di klub badminton yang dibuka oleh pemilik pabrik tempat orang tuanya bekerja. Sewaktu dia berumur 6 tahun, pelatih Xie Zhihua dari China hadir ke klub dan tertarik dengan talenta Intanon serta memutuskan untuk membiarkannya bebas mengekspresikan dirinya.

Mendapatkan training badminton serta menempatkan dasar yang kuat untuk promosi menjadi pemain teratas di masa depan, Intanon mulai berlaga di pertandingan internasional pada umur 13 tahun, serta dipilih untuk menjadi tim badminton nasional Thailand pada umur 14 tahun.

Medali Emas Diraih Intanon Di Umur 14 Tahun

Ratchanok Intanon

Di tahun 2009, dia meraih kemenangan medali emas tunggal putri di Kejuaraan Dunia Junior pada umur 14 tahun serta menjadi pemain termuda pemenang Kejuaraan Dunia Junior. Kemudian, dia mempertahankan gelar tunggal putri pada 2010 dan 2011, mendapatkan tiga kejuaraan dunia beruntun serta menjadi pemain tunggal putri pertama dalam sejarah.

Tidak hanya hasil yang mengagumkan dalam pertandingan junior, Intanon telah menjuarai Grand Prix Gold di Indonesia dan Vietnam Open semenjak umur 15 tahun. Dengan rangkaian atraksi yang spektakuler, Intanon telah menjadi jagoan utama bagi tim Thailand.

Intanon secara sah geser ke level senior dan dengan cara bertahap menjadi bintang di antara para pemain tunggal putri. Biarpun umurnya masih terbilang muda, dia sudah berhasil mencapai babak 8 besar serta semi-final berulang-kali di turnamen Super Series, dan mempunyai kapabilitas untuk berkompetisi ketat dengan para pemain tunggal putri dari beragam negara.

Karier Intanon Terus Melesat

Pada Januari 2011, Intanon menduduki posisi 20 besar dunia untuk kali pertamanya. Dalam pertandingan poin Olimpiade selama satu tahun, dia mempertahankan kemampuan yang baik serta pada akhirnya sukses mengunci kwalifikasi di Olimpiade London.

Membawa kiprah Olimpiade dalam kariernya, Intanon menaklukkan bintang Jerman, Schenk di set 16 besar untuk maju ke semi-final. Dihadapkan dengan kapabilitas total yang lebih bagus dari Wang Xixian, dia dibalikkan oleh rivalnya dalam pertarungan seru. Meski begitu, Intanon membuat perkembangan cepat serta sukses mempersempit ketimpangan dengan beberapa pemain teratas dunia.

Tahun 2013 ialah musim yang penting untuk karier badminton Intanon, dia berhasil mengenyahkan Tai Tzu Ying, Schenk, Neville, dan pemain populer lainnya di pertandingan All England pada awal tahun, putaran itu dilalui dan runner-up dimenangkan.

Tetapi selekasnya ia mengendalikan kembali tujuannya, merencanakan untuk capai posisi 5 paling atas dunia serta menjadi juara dunia. Dan performanya selanjutnya juga semakin memperjelas pengakuan ini.

Jadi Juara Dunia Termuda Dalam Sejarah Badminton

Pada bulan April, dia menjuarai Kejuaraan Super Series pertama di India Open, tapi tidak ada yang dapat mengandaikan jika bintang masa depan yang berumur 18 tahun itu akan mencetak rekor lain beberapa waktu selanjutnya di Kejuaraan Dunia di Guangzhou.

Intanon menundukkan beberapa lawannya sampai ke final di Guangzhou. Menghadapi Li Xuerui yang tidak terlewatkan, pada laga pertama, dengan sikap muda dan juga berani, dia membalikkan musuh dan memimpin di menit terakhir, serta pada akhirnya berperang dalam tiga game laga.

Sesudah menaklukkan juara Olimpiade, Li Xuerui, rekor tunggal putri China dari 8 kejuaraan beruntun usai. Kemenangan Intanon membuatnya jadi juara dunia termuda dalam sejarah badminton dunia serta pemain pertama asal Thailand yang dapat melakukannya. [JOE]

0 Reviews

Write a Review

bolanesianet7

Read Previous

Barcelona Pertimbangkan Tidak Jual Arturo Vidal

Read Next

Manchester City Terus Kejar Nathan Ake

%d blogger menyukai ini: