Bottas Gagal Finis di F1 GP Eifel 2020

Bottas Gagal Finis di F1 GP Eifel 2020

Berita Formula 1 Terbaru – Bottas Gagal Finis di F1 GP Eifel 2020 – Rider Team Mercedes AMG Petronas, Valtteri Bottas, mengeluhi ketidakberhasilan memetik hasil manis di F1 GP Eifel 2020. Dia menyebutkan dianya apes dalam balapan itu. Bottas memang seharusnya menelan pil pahit di F1 GP Eifel 2020. Dalam balapan yang diadakan di Circuit Nurburgring, Jerman, Minggu 11 Oktober 2020 malam WIB itu, Bottas tidak berhasil mengakhiri balapan sampai garis finish. Walau sebenarnya, rider asal Finladia itu dijumpai sukses merampas pole position di grid. Tapi, Bottas alami beberapa permasalahan di mobil balapnya sampai harus akhiri lebih awal balapannya.

Situasi ini diakui Bottas membuat benar-benar frustrasi. Karena, dia telah menginginkan hasil terhebat dalam balapan itu. Sekarang, rekanan segrup Lewis Hamilton itu juga berkemauan membayar ketidakberhasilan di balapan selanjutnya.

Bottas Gagal Finis di F1 GP Eifel 2020 Sungguh Sial!

“Ini langkah yang membuat frustasi untuk mengakhiri balapan, itu benar-benar membahagiakan sampai saya mulai kehilangan tenaga. Awalnya serta pertempuran dengan Lewis lewat beberapa kelokan pertama kali bagus, mustahil saya akan membuat gampang buatnya,” F1 GP Eifel 2020, seperti diambil dari situs sah Mercedes, Rabu (14/10/2020). Jelas, selanjutnya saya terkunci di kelokan 1 serta kehilangan status, yang bermakna saya stop lebih cepat. Ban baru memulai berasa lumayan bagus serta saya mengharap saya mempunyai potensi lemahkan. Semua masih untuk diperjuangkan,” sambungnya.

“Tetapi selanjutnya berlangsung kehilangan daya yang lumayan besar, suatu hal yang keliru dengan unit daya. Kita harus menyelidik apakah itu, tetapi itu benar-benar apes. Saya berkeliling-keliling sepanjang beberapa perputaran untuk menyaksikan apa sembuh tapi tidak lagi ada yang dapat kami kerjakan,” ujar Bottas. Performa jelek itu tidak lepas dari jebloknya perform mobil SF1000. Karenanya, Charles Leclerc sedikit kaget saat merasakan dianya akan start dari status 4 di Circuit Nurburgring, Jerman. Juga demikian, dia selalu berasa bahagia.

“Saya sedikit kaget, khususnya dengan cuaca dingin semacam ini, di mana saya meramalkan akan kesusahan. Dari awalnya musim, kami benar-benar kesusahan untuk bikin ban kerja maksimal pada suhu dingin,” jelas Charles Leclerc, disitat dari Jatuh, Minggu (11/10/2020). Untuk melakukan perbaikan hasil, Scuderia Ferrari bawa piranti aerodinamika baru ke Nurburgring. Penyempurnaan itu sebenarnya telah diupayakan di GP Rusia 2 minggu kemarin. Charles Leclerc suka sebab piranti baru itu kerja secara baik.

Alexander Kaser

Read Previous

Mesut Ozil Segera Angkat Kaki dari Arsenal

Read Next

Arema FC semakin dekat mendapatkan Victor Tinoco

%d blogger menyukai ini: