Banjir Kritik, Fabio Paratici Lindungi Juventus

Fabio Paratici

Liga Italia – Banjir Kritik, Fabio Paratici Lindungi Juventus – Juventus kembali lagi memperoleh hasil jelek di Liga Italia 2019-2020. Cristiano Ronaldo serta teman-teman kalah 1-2 dari Udinese di Dacia Arena, Jumat (24/7/2020) pagi hari WIB. Kekalahan itu membuat Juventus terima kritikan dari beberapa arah.

Tetapi, Direktur Olahraga Juventus, Fabio Paratici, membuat perlindungan beberapa pemain dan barisan pelatih dari badai kritikan. Paratici tahu performa Juventus tidak konsisten dalam lima laga paling akhir (mendapatkan dua kekalahan, dua hasil seimbang, dan satu kemenangan), tapi itu tidak membuatnya geram.

Fabio Paratici Lindungi Juventus

Fabio Paratici Lindungi Juventus

Sesudah jalani 46 laga, Leeds United mengumpulkan 93 angka, unggul 10 poin dari West Bromwich Albon (WBA) di tempat dua. Si pemilik awalnya pernah punya niat datangkan striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, pada musim dingin 2020.

Namun, saat itu Ibrahimovic yang dengan status tanpa klub memilih meneruskan profesi bersama Leeds United. Walau ditolak Ibrahimovic, Leeds United dipercayai tidak akan mendapat penolakan dari bekas pemain mereka dalam periode 2002-2004, James Milner.

Walau masih terjalin kontrak dengan Liverpool sampai 30 Juni 2022, Milner diperkirakan akan pergi dari Stadion Anfield pada panas musim ini. Peluang bermain yang minim jadi salah satunya fakta Milner akan tinggalkan Liverpool.

Bila keluar ke Leeds United, Milner malah akan mendapatkan peranan yang besar sekali. Bukan tidak mungkin, Milner akan dipilih untuk kapten oleh pelatih Leeds United sekarang ini, Marcelo Bielsa.

Walau demikian, kekalahan Juventus dari Udinese tetaplah membuat malu

Pada laga di Dacia Ajang itu, Juventus sebetulnya cukup memimpin permainan tapi tidak berhasil mencetak kemenangan.

Tim Marizio Sarri tertera mempunyai perebutan bola sampai 61 persen. Juventus serta unggul terlebih dulu melalui gol Matthijs de Ligt mendekati set pertama usai. Namun, striker Udinese, Ilija Nestorovski, membuat posisi kembali lagi seimbang pada awal set ke-2.

Apes buat Juventus, tim tuan-rumah dapat mengubah posisi beberapa waktu mendekati laga usai. Seko Fofana jadi antagonis buat Juventus pada dini hari tadi. Kekalahan itu membuat Juventus tidak berhasil mengunci titel juara Liga Italia.

Sekarang Juventus tergantung di hasil laga penghuni rangking ke-2, Atalanta, melawan AC Milan di San Siro, Sabtu 25 Juli 2020 dini hari WIB. Bila Atalanta kalah atau seri, Juventus akan sah jadi juara Liga Italia. Koleksi point Bianconeri tidak mungkin dikejar Atalanta pada dua laga sisa. [LH]

bolanesianet7

Read Previous

Unai Emery Resmi Tangani Villareal

Read Next

Udinese Berhasil Menunda Pesta Gelar Juara Juventus

%d blogger menyukai ini: