Andrea Pirlo Akui Sempat Tak Ingin Berkarier jadi Pelatih

Bolanesia – Andra Pirlo akui sempat tak ingin berkarier jadi pelatih. Juventus sah menunjuk Andrea Pirlo untuk pelatih anyar untuk musim 2020-2021. Pria berkebangsaan Italia itu diikat dengan kontrak selama dua tahun sampai Juni 2022. Walaupun telah kantongi lisensi kepelatihan, Andrea Pirlo rupanya sempat akui tidak tertarik meniti karier jadi seorang juru taktik.

Profesi cemerlang ditempuh Andrea Pirlo sewaktu aktif bermain pada dekade 2000 sampai pertengahan 2010. Sesudah menggantung sepatu pada 2017, pria kelahiran Brescia itu lantas ambil lisensi kepelatihan di Coverciano, tempat pelatih-pelatih ternama Italia digembleng, pada September 2018.

Selesai mendapatkan lisensi A UEFA, dirinya tidak langsung melatih. Dia malah baru memperoleh penawaran melatih dari Juventus pada 30 Juli 2020 untuk tim U-23. Profesinya langsung melejit saat seminggu selanjutnya, malah dipilih untuk pelatih team penting Juventus gantikan Maurizio Sarri (baca: Jadwal Liga Italia).

Andrea Pirlo tak tertarik jadi pelatih

Menariknya, Andrea Pirlo sempat menyebutkan tidak tertarik untuk berkarier jadi pelatih. Menurut pengakuannya, mempunyai pola hidup yang dekat dengan pemain sepakbola sudah cukup dijalani semasa aktif merumput.

“Saya tidak bertaruh satu sen pun masalah peluang saya jadi pelatih. Bukan pekerjaan yang menarik untuk saya. Saya sudah puas merasakan hidup seperti itu, serta di hari esok, saya ingin kembali lagi mempunyai privasi,” tuturnya dalam buku autobiografinya yang berjudul Penso Quindi Giocco yang keluar di Italia pada 2013.

Takjub dengan Conte dan Marcelo Lippi

Dalam kalimat selanjutnya, pria yang sekarang berumur 42 tahun itu, menyebutkan hanya ada satu Antonio Conte dan Marcelo Lippi. Ya, dalam bab-bab lain di buku itu, dirinya memang ungkap ketakjubannya pada Antonio Conte yang berjiwa pemenang serta Marcelo Lippi.

Andrea Pirlo memang sempat merasai tangan dingin Antonio Conte semasa jadi pemain Juventus pada 2011-2014. Sedang Marcelo Lippi jadi pelatihnya pada 1999-2000 di Inter Milan dan Tim Nasional (Timnas) Italia pada Piala Dunia 2006. Saat itu, Lippi lah yang merekomendasikan Pirlo agar menimba ilmu sebagai pemain pinjaman di Reggina selama satu musim.

“Andrea, untuk kebaikanmu sendiri, pergi dan bermainlah di klub lain, minimal semasa satu musim. Galilah pengalaman yang cukup untuk diri kamu. Ini akan berguna untukmu, kau akan melihat sendiri,” papar Marcelo Lippi kala itu.

Sayangnya, Marcelo Lippi dikeluarkan Inter Milan pada awal musim 2000 saat Andrea Pirlo datang dari waktu pinjaman. Dia mengaku bisa langsung pas dengan si pelatih walau barusan berjumpa.

“Sayang sekali Lippi harus pergi karena kami dapat dikatakan cocok. Kami sama-sama memahami secara cepat, meskipun kenyataannya kami baru saja bertemu. Saya betul-betul suka bisa bekerja bersama dengannya,” tutup Andrea Pirlo.

ucihan Sasuke

Mengidolakan Jadon Sancho dan kekayaannya.

Read Previous

Jadwal Tinju Mike Tyson Vs Roy Jones Diundur

Read Next

Pemburuan Titel Juara Dunia MotoGP 2020 Di Red Bull Ring

%d blogger menyukai ini: