Alasan Mengapa Massimiliano Allergi Lebih Pilih Inter Milan ketimbang PSG

Massimiliano Allergi

Bolanesia Berita Bola Terkini – Alasan Mengapa Massimiliano Allergi Lebih Pilih Inter Milan ketimbang PSG. hal ini dipengaruhi oleh Antonio Conte yang posisinya sebagai pelatih Inter akan meninggalkan tim tersebut.

Masa depan pelatih Inter Milan, Antonio Conte, akan dipublikasikan hari ini, Selasa (25/8/2020). Rencananya hari ini, Conte akan membuat tatap muka dengan pejabat Inter Milan, termasuk juga sang presiden, Steven Zhang.

Antonio Conte akan selekasnya meninggalkan Inter Milan

Bila mengacu pada perkataan Conte dalam beberapa minggu terakhir, pelatih 51 tahun itu selekasnya pergi dari Stadion Giuseppe Meazza. Serta selesai pertandingan Sevilla versus Inter pada Sabtu 22 Agustus 2020 dini hari WIB, Conte memandang dirinya tidak lagi mempunyai masa depan bersama Inter.

Berdasar laporan Football Italia, nama Massimiliano Allegri jadi calon terkuat pelatih alternatif Conte. Serta untuk memperoleh posisi pelatih di Inter, Allegri hingga menampik penawaran dari Paris Saint-Germain (PSG).

Musim ini PSG sebetulnya memperoleh hasil mengagumkan. Neymar Jr dan teman-teman tercatat memperoleh quadruple (empat gelar) piala domestik. Beruntun, PSG memperoleh piala Piala Super Prancis, Liga Prancis, Piala Liga Prancis serta Piala Prancis.

Disamping itu, Tuchel bawa PSG maju ke final Liga Champions, walau pada akhirnya kalah 0-1 dari Bayern Munich. Walau demikian, berdasar laporan Football Italia, pencapaian di atas tidak membuat masa depan Tuchel aman.

Karena, dalam dua musim awal dipercayai menangani PSG, Tuchel tidak segera memberi piala Lga Champions buat PSG. Karenanya, Allegri diperkirakan mampu bawa PSG mendapatkan piala Liga Champions, mengingat dia berpengalaman dua kali membawa Juventus maju ke final pertandingan antarklub Eropa paling bergengsi itu.

Alasan Mengapa Massimiliano Allergi Lebih Pilih Inter Milan ketimbang PSG

Lalu, apakah yang membuat Allegri bertambah pilih Inter daripada PSG? Sosok Bepe Marotta di kursi CEO Inter jadi alasannya. Sebatas info, keduanya mempunyai hubungan yang dekat. Marotta adalah figur yang bawa Allegri ke Juventus pada musim panas 2014. Waktu itu, Marotta dengan status untuk CEO Juventus.

Selama lima tahun, keduanya lakukan gabungan dan hasilnya Bianconeri –julukan Juventus– memenangi 11 piala. Khasnya, kedua-duanya pilih pergi di saat yang serupa saat saling tinggalkan Juventus pada musim panas 2019 (Baca: Jual atau Beli Pemain, Mana yang Jadi Prioritas Juventus saat Ini?).

Karenanya, menarik menunggu hari esok Allegri bersama si Inter. Bila betul dipilih, Allegri praktis mencoba hentikan hegemoni Juventus di Liga Italia yang berlangsung dalam sembilan musim terakhir. Berita bola liga spanyol.

ucihan Sasuke

Mengidolakan Jadon Sancho dan kekayaannya.

Read Previous

Chelsea Tertarik Boyong Eduard Mendy

Read Next

Secara Resmi Diumumkan Pemecatan Kepala Pelatih Sixers, Brett Brown

%d blogger menyukai ini: