Alasan Juventus Boyong Alvaro Morata: Terbiasa dengan Pola 3-5-2

Alvaro Morata

Bolanesia.net – Juventus beberapa langkah lagi memberitahukan peresmian Alvaro Morata untuk striker mereka. Pagi tadi, Morata telah datang di lapangan terbang Kota Turin. Gagasannya sore hari ini, striker berpaspor Spanyol itu akan jalani tes medis untuk salah satunya kriteria jadi pemain Juventus.

Alvaro Morata Terbiasa dengan Pola 3-5-2

Lalu, apa fakta Juventus datangkan Morata? Sebetulnya, Morata bukan sasaran penting pelatih Juventus, Andrea Pirlo. Pelatih 41 tahun itu mengincar tanda-tangan striker AS Roma, Edin Dzeko.

Dzeko dicari sebab jago buka ruangan buat pemain lain, type striker yang idamkan Pirlo. Tetapi, Roma malas melepas Dzeko sebab mereka gagal datangkan striker Napoli, Arkadiusz Punya.

Pilihan Juventus jatuh pada Morata sebab Pirlo telah memahami benar kualitas striker 27 tahun itu. Saat bela Juventus, Pirlo pernah satu musim (2014-2015) kerja sama juga dengan Morata di Bianconeri –julukan Juventus.

Diawalnya musim 2014-2015, pelatih anyar Juventus saat itu Massimiliano Allegri memercayakan skema 3-5-2, skema yang dihandalkan Pirlo bersama-sama si Nyonya Tua saat ini. Allegri pilih 3-5-2 supaya beberapa pemain Juventus tidak terkejut, mengingat tiga musim awalnya, juru strategi si Nyonya Tua yaitu Antonio Conte memercayakan skema itu.

Morata sudah mengenal Pirlo luar-dalam

Sebab fakta itu, Morata dihadirkan Pirlo pada bursa transfer musim panas 2020. Morata telah memahami benar dengan ciri-ciri 3-5-2, ditambah striker 27 tahun itu mengenal benar figur Pirlo luar-dalam.

Dalam skema 3-5-2, Morata akan berduet dengan Cristiano Ronaldo untuk isi baris depan sang Nyonya Tua. Dalam prakteknya, skema 3-5-2 ini menjadi 5-4-1 atau 3-4-1-2.

Saat menjadi 3-4-1-2, Aaron Ramsey atau Paulo Dybala akan bertindak selaku playmaker, menyangga duet Cristiano Ronaldo serta Alvaro Morata. Bagaimana dengan perekrutan anyar Juventus, Dejan Kulusevski?

Bila Pirlo masih mainkan skema 3-5-2, benar-benar berlebihan bila Kulusevski dimainkan untuk wing back. Bila bermain untuk wing back, tenaga Kulusevski akan cepat habis sebab harus menolong pertahanan.

Karenanya, Kulusevski dipercayai akan diprediksikan untuk pelapis Cristiano Ronaldo serta Morata. Ditambah dalam session pertemuan wartawan selesai pertandingan Juventus versus Sampdoria, Pirlo menjelaskan akan menyimpan Ronaldo di sejumlah laga, mengingat pemain sepak bola asal Portugal itu sudah tidak muda lagi (35 tahun).

ucihan Sasuke

Mengidolakan Jadon Sancho dan kekayaannya.

Read Previous

Aksi Emiliano Martinez Viral Usai Aston Villa Menang Atas Sheffield United

Read Next

Barcelona Lepas Tiga Pemain Pada Bursa Transfer Musim Panas 2020

%d blogger menyukai ini: